Imam Masjid Jami’ Tegalsari KH Syamsudin Wafat, Masyarakat Ponorogo Berduka
- Feb 25, 2026
- Admin
- Umum
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Masyarakat Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, kehilangan salah satu tokoh agama panutan. Imam Masjid Jami’ Tegalsari, KH Syamsudin, meninggal dunia pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Kabar duka tersebut tersiar melalui pesan singkat serta pengumuman resmi dari pihak keluarga dan pengurus masjid.
Semasa hidupnya, KH Syamsudin mendedikasikan diri sebagai imam dan guru bagi jemaah Masjid Jami’ Tegalsari selama kurang lebih 50 tahun. Kepergian beliau menyisakan duka mendalam bagi para santri dan warga sekitar yang mengenalnya sebagai sosok bersahaja serta tekun dalam menyebarkan syiar Islam.
Dikenal luas sebagai pribadi yang sederhana, KH Syamsudin memiliki dedikasi besar terhadap perkembangan keagamaan di kawasan bersejarah Tegalsari. Sebagai imam, beliau tidak hanya memimpin salat, tetapi juga menjadi guru dan mentor spiritual bagi ribuan jemaah serta santri. “Beliau adalah teladan bagi kami semua. Ketekunannya dalam menjaga tradisi keilmuan di Tegalsari menjadi warisan yang sangat berharga,” ujar salah satu warga setempat.
Pihak keluarga dan kerabat memohon doa dari seluruh lapisan masyarakat agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum serta menempatkannya di sisi terbaik-Nya dalam keadaan husnul khotimah. Hingga berita ini diturunkan, sejumlah pelayat terus berdatangan ke rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada ulama yang telah mengabdikan hidupnya bagi umat tersebut.