Khitan Akbar di Ndalem Ageng Kyai Ageng Muhammad Besari Tegalsari Ponorogo
- Jul 01, 2024
- Admin
- Religi
Suasana Pendopo Ndalem Ageng Muhammad Besari, Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu malam, terasa khidmat. Sebanyak 24 anak berkumpul, siap menjalani prosesi khitan dalam sebuah acara yang tidak hanya sekedar merayakan, namun juga mengingatkan akan nilai-nilai luhur dan edukasi spiritual.
Acara Khitan Akbar ini, yang diselenggarakan bersamaan dengan peringatan Idul Adha, merupakan hasil kolaborasi Radio Songgolangit dan Ikatan Dzuriyyah Eyang Ageng Muhammad Besari.
Menurut Wirastho, salah satu tokoh panitia, Dzulhijjah atau yang dikenal sebagai bulan besar dalam tradisi Muslim Jawa, adalah periode yang dipenuhi dengan ritual keagamaan. "Bagi yang mampu, ada ibadah haji atau berkurban. Tidak lupa, tasyakuran juga menjadi bagian penting dengan menyuguhkan jamuan yang tidak biasa dinikmati setiap hari," ungkap Wirastho.
Kegiatan diawali dengan kirab peserta khitan mengelilingi Masjid Tegalsari, sebagai simbolisasi pengenalan mereka kepada masyarakat. Sambutan dari Khoirul Huda selaku kepala desa dan doa bersama menjadi pembuka, sebelum peserta dipanggil satu per satu untuk menjalani prosesi khitan.
Selama prosesi, Gembrungan sholawatan Jawa mengalun, menambah nuansa spiritual sekaligus menghibur peserta dan keluarga yang hadir.
Wirastho menegaskan pentingnya mengingat kembali esensi dari sunat, "Sunat adalah tanggung jawab kyai dan orang tua untuk membekali anak dengan pengetahuan agama. Namun, banyak yang melupakan hal ini dan menjadikan sunatan sebagai ajang prestis atau bahkan komodifikasi."
Acara ini diwujudkan berkat donasi dermawan dari Ponorogo, Malang, Lumajang, dan Kediri, yang turut menyumbang baik uang maupun hewan kurban. Khitan Akbar di Ponorogo ini tidak hanya sekedar acara, melainkan upaya menghidupkan kembali tradisi, sekaligus mengajarkan hakekat sunat yang sesungguhnya kepada generasi muda.
Sumber Artikel berjudul "Khitan Akbar di Tegalsari: Menghidupkan Kembali Tradisi dan Esensi Spiritual", selengkapnya dengan link: https://songgolangit.pikiran-rakyat.com/ponorogo/pr-3708251313/khitan-akbar-di-tegalsari-menghidupkan-kembali-tradisi-dan-esensi-spiritual