Launching Calendar of Event 2026, Pemkab Ponorogo Luncurkan Terobosan KEPO

  • Jan 01, 2026
  • Admin
  • Umum, Budaya

Kalender event di Ponorogo sepanjang 2026 resmi dirilis Plt Bupati Lisdyarita. Puluhan event bertemakan budaya, seni, serta religi bakal maenjadi daya tarik wisatawan selama satu tahun. Pun, Pemkab Ponorogo berani melakukan terobosan dengan me-launching Kharisma Event Ponorogo (KEPO) 2026 yang menempatkan desa sebagai penggerak budaya dan pariwisata.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi menyebut KEPO 2026 berisi event di 10 desa yang selama ini sudah berlangsung menahun. Pihaknya melibatkan tim kurator yang melakukan seleksi ketat sebelum menetapkan KEPO 2026. “ini langkah strategis dalam menata arah pengembangan pariwisata dan event daerah berbasis kearifan lokal,” kata Judha bersamaan launch Calender of Event (CEO) 2026 dan KWPO 2026 di panggung Creative Hub, Rabu (31/12/2026) malam.

Selain menonjolkan kearifan lokal, imbuh dia, KEPO 2026 juga menekankan pada originalitas serta potensi keberlanjutan event. Ke-10 event yang masuk KEPO 2026 itu adalah Culture Fest (Desa Carangrejo), Hastungkoro Brata (Desa Klepu), Kirab Tirta Amerta Suci (Desa Tugurejo, Kirab Pusaka Boyong Keprabon (Desa Sawoo), Ritual Adat Selan dan Gong Gumbeng (Desa Wringinanom), Puja Astungkoro (Desa Bancangan), Lokangan (Desa Senepo), Sedekah Budaya (Desa Ngendut), Festival Plunturan (Desa Plunturan), dan Bedingin Bungah (Desa Bedingin).

“Bagian dari upaya memperkuat ekosistem event. Sejalan juga dengan capaian Ponorogo sebagai Kota Kreatif Dunia UNESCO, sekaligus daerah yang memiliki warisan budaya tak benda  UNESCO. Dua predikat berkelas dunia ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab kita bersama untuk terus menghadirkan event yang berkualitas dan berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan bahwa tidak ada bulan tanpa event di Ponorogo sepanjang Januari hingga Desember 2026 yang bertujuan meningkatkan kunjungan wisata. Pun, KEPO 2026 menjadi ruang pembinaan, pendampingan, dan promosi agar event skala desa mampu tumbuh secara berkelanjutan dan berdaya saing. “Event yang kita bangun harus terencana dengan baik, memiliki narasi yang kuat, dikelola secara profesional, serta memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat,” tegasnya 

Bunda Lis –sapaan Lisdyarita– mengungkapkan, pada Juni 2026 berlangsung event terpadat bersamaan gelaran  Grebeg Suro. Apalagi, Festival Nasional Reog Ponorogo yang menjadi rangkaian Grebeg Suro kembali masuk Kharisma Event Nusantara. (kominfo/art)

Sumber : Kominfo Ponorogo

https://ponorogo.go.id/2026/01/01/launching-calender-of-event-2026-pemkab-ponorogo-bikin-terobosan-kepo/