Tegalsari sebagai Ruang Belajar, PAC IPNU–IPPNU Siman Gelar Ngaji Budaya

  • Dec 28, 2025
  • Admin
  • Religi, Sejarah, Budaya

Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU–IPPNU Kecamatan Siman menggelar kegiatan Ngaji Budaya bertema “Menggali Silsilah Tegalsari: Menelusuri Jejak Leluhur, Meneguhkan Jati Diri Pelajar”, Minggu malam (28/12/2025). Kegiatan ini berlangsung khidmat di Ndalem Kyai Ageng Muhammad Besari, Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo.

Hadir sebagai narasumber, Bapak Raden Kunto Pramono yang memaparkan sejarah Tegalsari sebagai salah satu pusat peradaban ilmu dan dakwah Islam di Ponorogo. Dalam paparannya, ia menelusuri jejak para leluhur Tegalsari, khususnya Kyai Ageng Muhammad Besari, tokoh besar yang dikenal membangun tradisi keilmuan, spiritualitas, dan kebudayaan yang pengaruhnya meluas hingga berbagai daerah di Nusantara.

Menurut Raden Kunto Pramono, Tegalsari bukan sekadar ruang sejarah, melainkan pusat lahirnya nilai-nilai keilmuan dan pembelajaran yang harus terus dihidupkan oleh generasi saat ini.
“Kita punya warisan yang sangat penting di Tegalsari. Tugas kita bukan membanggakan masa lalu, tetapi melestarikan semangat belajarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tegalsari, Bapak Khoirul Huda, dalam sambutannya menegaskan bahwa Tegalsari sejatinya adalah sumber ilmu. Ia menekankan bahwa pembahasan silsilah bukanlah hal yang paling utama, melainkan bagaimana generasi hari ini mampu memahami dan mengamalkan ilmu serta nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur Tegalsari.
“Saya harap kajian ini benar-benar dipahami. Terkait silsilah tidaklah penting, yang terpenting adalah ilmu dari Tegalsari,” tegasnya.

Kegiatan Ngaji Budaya ini diikuti oleh pelajar IPNU–IPPNU dengan penuh antusias. Diskusi berlangsung hangat, membahas sejarah Tegalsari, nilai keilmuan, serta relevansinya bagi pelajar di era modern. Para peserta diajak untuk melihat Tegalsari tidak hanya sebagai situs sejarah, tetapi juga sebagai ruang belajar yang hidup.

Melalui kegiatan ini, PAC IPNU–IPPNU Siman berharap para pelajar mampu mewarisi semangat keilmuan, kebijaksanaan, dan akhlak para pendahulu Tegalsari. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal bagi pelajar dalam berproses, berkhidmat, dan memberi manfaat bagi masyarakat di masa depan.