Berawal dari Iseng, Tegalsari PNG Genap 13 Tahun Menjadi Syiar Digital Desa Wisata Religi Tegalsari

  • Jun 18, 2026
  • Admin
  • Umum

Tegalsari PNG genap berusia 13 tahun pada 18 Juni 2026. Perjalanan yang bermula dari langkah sederhana ini kini menjelma menjadi media digital yang konsisten mendokumentasikan sejarah, budaya, serta berbagai aktivitas di Desa Wisata Religi Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo.

Media ini digagas oleh Muhammad Fikri Haikal, yang pada 18 Juni 2013 memulai sebuah halaman Facebook bernama Desa Wisata Religi Tegalsari. Awalnya, halaman tersebut dibuat untuk berbagi foto, cerita, sejarah, budaya, serta kehidupan masyarakat Tegalsari. Dari media sederhana itu, Tegalsari PNG kemudian berkembang menjadi salah satu platform digital yang fokus mengangkat potensi desa.

Fikri mengungkapkan bahwa lahirnya Tegalsari PNG berawal dari ide sederhana.
“Awalnya hanya iseng, karena saat itu belum ada media sosial yang secara khusus membahas Tegalsari. Saya mulai membuat konten dan mengunggah dokumentasi kegiatan. Ternyata lama-lama justru menjadi ketagihan dan akhirnya terus konsisten hingga sekarang,” ujarnya.

Seiring perkembangan media digital, pada 2019 Tegalsari PNG mulai merambah Instagram dan YouTube untuk menyajikan dokumentasi dalam bentuk foto dan video. Kemudian pada 2021, jangkauan diperluas melalui TikTok dan Twitter (kini X), sehingga informasi tentang Tegalsari semakin luas dikenal masyarakat.

Langkah Tegalsari PNG semakin berkembang ketika pada tahun 2022 resmi bergabung dalam KIM Besari (Kelompok Informasi Masyarakat Besari). Di bawah pembinaan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ponorogo serta Pemerintah Desa Tegalsari, Tegalsari PNG tidak hanya menjadi media dokumentasi, tetapi juga berperan aktif sebagai penyebar informasi pembangunan desa, promotor wisata religi, sekaligus penggerak literasi digital di masyarakat.

Selain itu, Tegalsari PNG juga mulai mendapatkan kepercayaan untuk mengerjakan berbagai dokumentasi kegiatan. Tidak hanya di tingkat desa, tetapi juga dari Kecamatan Jetis hingga wilayah sekitar, bahkan beberapa kegiatan di luar Tegalsari. Hal ini menunjukkan bahwa eksistensi dan kualitas dokumentasi Tegalsari PNG semakin diakui oleh berbagai pihak.

Selama lebih dari satu dekade, Tegalsari PNG secara konsisten mendokumentasikan berbagai kegiatan, mulai dari aktivitas keagamaan, tradisi budaya, sejarah desa, kegiatan pemerintahan, kunjungan tokoh nasional maupun daerah, hingga kehidupan sehari-hari masyarakat. Dokumentasi tersebut menjadi arsip digital sekaligus media promosi Desa Wisata Religi Tegalsari.

Perjalanan panjang ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Desa Tegalsari, Dinas Kominfo Kabupaten Ponorogo, para sesepuh, tokoh agama, santri, peziarah, masyarakat, hingga para pengikut setia di berbagai platform media sosial.

Memasuki usia ke-13, Tegalsari PNG berkomitmen untuk terus menjadi media informasi yang edukatif, inspiratif, dan terpercaya, sekaligus menjaga jejak sejarah, budaya, serta nilai-nilai religi Desa Tegalsari agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang.

Berawal dari rasa penasaran dan sekadar iseng, Tegalsari PNG kini telah tumbuh menjadi media digital desa yang berperan penting dalam mengabadikan sejarah, melestarikan budaya, dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.