Haul ke-311 Kyai Ageng Nur Shodiq Al-Hafidz, KH. Imam Suyono: Kita Beruntung Dikenalkan Tiga Kekasih Gusti Allah
- Jun 28, 2026
- Admin
- Religi, Umum, Tradisi Tegalsari
Rangkaian Haul ke-311 Kyai Ageng Nur Shodiq Al-Hafidz berlangsung khidmat di kompleks Makam Kyai Ageng Nur Shodiq Al-Hafidz, Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (27/6/2026) malam. Ratusan jamaah dari berbagai daerah memadati lokasi untuk mengikuti Manaqib Kubro yang dipimpin langsung oleh KH. Imam Suyono dari Pondok Pesantren Al Barokah Mangunsuman Ponorogo bersama Jamaah Al Barokah.
Sebelumnya, rangkaian haul diawali dengan Semaan Al-Qur'an pada Jumat malam (26/6/2026), kemudian dilanjutkan dengan prosesi penggantian penutup nisan (mori) dan tabur bunga pada Sabtu sore sebagai bentuk penghormatan kepada Kyai Ageng Nur Shodiq Al-Hafidz, yang merupakan adik kandung Kyai Ageng Muhammad Besari.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tegalsari, Khoirul Huda, mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah hadir mengikuti rangkaian haul.
"Terima kasih atas kehadirannya semua jamaah yang hadir dalam Haul Kyai Nur Shodiq Al Hafidz, semoga membawa berkah dan manfaat bagi kita semua," ujar Khoirul Huda.
Sementara itu, KH. Imam Suyono dalam mauidhoh hasanahnya mengajak para jamaah untuk meneladani perjuangan para ulama Tegalsari yang telah mengabdikan hidupnya dalam menyebarkan ilmu agama.
"Kita ini beruntung dikenalkan dengan tiga saudara, yaitu Kyai Khotib Anom, Kyai Muhammad Besari, dan Kyai Nur Shodiq. Mereka ini kekasih Gusti Allah. Kalau ingin menjadi orang baik, slamet, dan bejo, maka kita didekatkan dengan beliau-beliau. Jika tidak suka, nanti kita didekatkan dengan siapa bapak ibu," ujar KH. Imam Suyono.
Menurutnya, mengenal dan mencintai para ulama merupakan salah satu jalan untuk memperkuat keimanan sekaligus mengambil teladan dari kehidupan mereka. Melalui kegiatan haul dan manaqib, masyarakat diajak untuk terus mengingat jasa para ulama yang telah mewariskan ilmu, akhlak, serta nilai-nilai Islam kepada generasi penerus.
Haul ke-311 Kyai Ageng Nur Shodiq Al-Hafidz menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarjamaah sekaligus melestarikan tradisi keilmuan Islam yang telah tumbuh di Tegalsari sejak masa Pesantren Gebang Tinatar. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari syiar Islam yang setiap tahunnya selalu menarik kehadiran peziarah dan masyarakat dari berbagai daerah.