Muslimat NU Ranting Tegalsari Berkolaborasi dengan PAC Muslimat NU Jetis Gelar Pengajian Rutin dan Santunan Anak Yatim

  • Jul 06, 2026
  • Admin
  • Religi, Umum

Muslimat NU Ranting Tegalsari berkolaborasi dengan PAC Muslimat NU Kecamatan Jetis menggelar pengajian rutin yang dirangkaikan dengan peringatan 10 Muharram serta santunan kepada anak yatim. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Madrasah Diniyah Al Islamiyah, Dukuh Jinontro, Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Ahad pagi (5/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri ratusan jamaah Muslimat NU dari berbagai ranting di Kecamatan Jetis ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, shalawat, serta rangkaian acara keagamaan. Selain menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial melalui penyaluran santunan kepada sekitar 89 anak yatim.

Ketua Ranting Muslimat NU Tegalsari, Ibu Ulli Fuadiyah, mengatakan bahwa kegiatan santunan anak yatim telah menjadi agenda tahunan yang terus dijaga keberlangsungannya. Tahun ini menjadi pelaksanaan santunan yang ke-26 sebagai bentuk melanjutkan perjuangan dan amanah para pendahulu Muslimat NU.

"Agenda santunan yang kini telah memasuki tahun ke-26 bukanlah sekadar rutinitas, melainkan wujud keistikamahan kita bersama dalam melanjutkan perjuangan para sesepuh dan pendiri. Semoga sinergi dan kebersamaan ini terus terjaga demi menghadirkan kebahagiaan di hati anak-anak yatim," tutur Ibu Ulli Fuadiyah, Ketua Ranting Muslimat NU Tegalsari.

Sementara itu, Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Jetis, Ibu Hj. Sunarti, menyampaikan bahwa setiap ranting memiliki cara yang berbeda dalam melaksanakan santunan anak yatim. Namun, menurutnya, perbedaan tersebut tidak mengurangi makna utama dari kegiatan yang berlandaskan kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama.

"Metode atau cara pelaksanaan santunan anak yatim boleh saja berbeda-beda di setiap wilayah—ada yang dikemas lewat pengajian, ada pula yang dipadukan dengan kegiatan kemasyarakatan. Namun, esensinya tetap sama. Yang terpenting adalah esensi kepedulian kita tidak berkurang sedikit pun, dan program mulia ini tetap hidup di setiap ranting," ucap Ibu Hj. Sunarti selaku Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Jetis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Tegalsari Khoirul Huda, yang memberikan apresiasi atas keistikamahan Muslimat NU Ranting Tegalsari dalam menyelenggarakan santunan anak yatim. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian sosial yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami atas nama Pemerintah Desa Tegalsari memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap pengurus Muslimat NU. Keistikamahan dalam menyelenggarakan agenda santunan anak yatim ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang membawa keberkahan mendalam bagi desa kita," tambah Khoirul Huda, Kepala Desa Tegalsari.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pengajian yang disampaikan oleh KH. Tantowi Muid. Dalam tausiyahnya, jamaah diajak untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperbanyak amal saleh di bulan Muharram, serta memperkuat kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bagian dari ajaran Islam yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kolaborasi antara Muslimat NU Ranting Tegalsari dan PAC Muslimat NU Kecamatan Jetis, kegiatan pengajian rutin dan santunan kepada sekitar 89 anak yatim ini diharapkan terus menjadi agenda yang memperkuat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menghidupkan nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. Keistikamahan yang telah terjaga selama 26 tahun menjadi bukti bahwa semangat berbagi dan mengasihi sesama akan terus diwariskan kepada generasi berikutnya demi menghadirkan manfaat dan keberkahan bagi umat.