Satu Desa, Dua Kelompok Mahasiswa KPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Resmi Memulai Pengabdian di Desa Tegalsari
- Jul 10, 2026
- Admin
- Umum, Pemdes Tegalsari
Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 70 dan 71 Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo resmi memulai kegiatan pengabdian di Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Pembukaan KPM berlangsung di Balai Desa Tegalsari pada Jumat (10/7/2026) dan dibuka secara langsung oleh Kepala Desa Tegalsari, Khoirul Huda.
Kegiatan yang digelar di Ruang Pertemuan Balai Desa Tegalsari tersebut dihadiri oleh perangkat desa, dosen pembimbing lapangan (DPL), mahasiswa peserta KPM, serta sejumlah tokoh masyarakat. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat sebagai awal kolaborasi antara mahasiswa dengan masyarakat selama masa pengabdian.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tegalsari, Khoirul Huda, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Tegalsari sebagai lokasi pelaksanaan KPM. Ia berharap kehadiran mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
"Silakan adik-adik mahasiswa berkolaborasi dengan masyarakat selama 40 hari ke depan. Harapannya semoga ke depan ada manfaat untuk desa dan mahasiswa KPM di Tegalsari," ujar Khoirul Huda.
Sementara itu, Koordinator Desa KPM Kelompok 70, Kevin Rizky Amrullah, menegaskan bahwa mahasiswa hadir dengan semangat belajar dan mengabdi bersama masyarakat, bukan semata-mata untuk menjalankan program kerja.
"Kami datang bukan sebagai orang yang merasa paling tahu, melainkan untuk belajar dari kehidupan, pengalaman, dan nilai-nilai gotong royong yang telah dijaga masyarakat. Bagi kami, pengabdian bukan sekadar menjalankan program kerja atau memenuhi kewajiban akademik, tetapi tentang hadir, mendengar, memahami, dan bekerja bersama masyarakat. Kami berharap kehadiran kami tidak hanya meninggalkan laporan kegiatan, melainkan juga manfaat, kebersamaan, serta semangat gotong royong yang terus dirasakan oleh masyarakat," ujar Kevin Rizky Amrullah selaku Koordinator Desa Tegalsari.
Ia menambahkan, selama kurang lebih 40 hari ke depan, mahasiswa KPM Kelompok 70 dan 71 akan melaksanakan berbagai program yang telah disusun bersama pemerintah desa dan masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan potensi desa sekaligus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Tegalsari.
Pelaksanaan KPM merupakan bagian dari komitmen UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dalam mendorong mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat melalui kegiatan pengabdian. Selain menjadi sarana penerapan keilmuan, KPM juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk membangun kolaborasi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.